16 Comments

Pentingkah Sebuah Komitmen?


Ada yang bertanya “Apakah cinta butuh komitmen sama pacar?” sekali lagi saya ingin berbagi pendapat, terbuka untuk kritikan dan terbuka untuk pendapat yang lain. Tulisan ini pun sekaligus ditujukan untuk diri sendiri :-)

Menurut saya, sebuah hubungan itu perlu adanya sebuah komitmen. Bukan sekedar kata : “Kamu mau gak jadi pacarku?” lalu di jawab “mau”. Bukan hanya sebatas itu. Bukankah komitmen itu ada justru karena ada cinta terlebih dahulu? Komitmen adalah sebuah keterikatan satu sama lain, meski tidak selalu harus diikrarkan secara harfiah karena itu lebih pada janji dalam diri dan tanggung jawab. Dengan adanya komitmen kita akan belajar untuk mengerem ego kita masing-masing. Bisa menjadi pagar pembatas untuk tidak keluar jalur, seandainya ada sebuah masalah maka tidak serta-merta berpikir untuk langsung mengakhiri hubungan. Apalagi jika hubungan tersebut sudah diniatkan untuk ke jenjang yang lebih tinggi misalnya pernikahan.

Dengan adanya komitmen maka akan selalu saling mengevaluasi diri, apa yang kurang dan belum dilakukan untuk mewujudkan tujuan bersama dan selalu mencari solusi untuk mengatasi setiap masalah yang datang. Saling menghargai satu sama lain dan kalaupun pada akhirnya harus berpisah, setidaknya keputusan itu diambil berdasarkan pemikiran yang matang bukan karena emosi dan keegoisan semata.

Jadi ketika bilangnya cinta ya itu berarti sudah berkomitmen –pada diri sendiri dan yang bersangkutan- untuk mencintai (terlepas dari bertepuk sebelah tangan atau tidak) dan kesetiaan adalah buktinya dan setia di sini bermakna luas, lebih dari sekedar “tidak berselingkuh”

Nah itulah pendapat saya :-) . Akhirnya, selamat menikmati cinta dan kasih sayang dan semoga komitmen yang ada tetap terjaga selamanya.. Aamiin..

‘Ne..

*diiringi lagu dari Bon Jovi – Thank You For Loving Me :-)

16 comments on “Pentingkah Sebuah Komitmen?

  1. Cinta tidak memerlukan komitmen, yang memerlukannya adalah ego kita :) .

  2. Ya benar, komitmen dibutuhkan untuk evaluasi diri dan juga mengerem ego. Tambah satu lagi, belajar berjanji pada diri sendiri. Semoga sukses ya Mbak :)

  3. Manusia itu tidak memiliki apa-apa untuk dijadikan jaminan, makanya janji itu yang dijadikan jaminan. Oleh karena itu komitmen memang sangat penting. Kalo pacaran aja udah ga bisa komit, nanti kalo nikah pasti isinya komat kamit deh. :)

  4. Komitmen…? tentulah sangat diperlukan, bukan hanya dalam cinta, tetapi disetiap aspek hidup yang melibatkan keterikatan dalam sebuah komunitas. Berawal dari komitmen timbullah saling pengertian terhadap pasangan cinta. Kiranya kasih sayang lebih indah dinikmati, daripada cinta. Karena cinta itu tidak harus memiliki :)

  5. Komitmen dalah sebuah hubungan sangat diperlukan ya Mbak
    itu adalah proses kedewasaan tiap individu dalam mengenal pasangan
    semoga sukses… :)

  6. Komitment merupakan dasar dari sebuah tujuan.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog

  7. kesetiaanku berarti menunjukkan komitmenku ya mbak

    d(^o^”)

  8. Komitment membikin hubungan lebih terarah untuk maju dan bermakna :)
    Semangat ‘Ne :)

  9. pastinya.. komitmen membutuhkan pembuktian. iya kan mba? :D

  10. Komitmen itu janji sekaligus keterikatan.. dan cinta adalah tanggungjawab.. So? bukankah komitmen cinta itu cukup kuat untuk membuat langkah kita menjadi lebih terarah? :D

  11. bener, komitmen itu perlu banget, karena 2 manusia kan berbeda, dan komitmen itu perlu untuk menjaga agar si 2 sejoli tetap di track-nya. Jangan dikit2 putus, dikit2 cari yang lain, kan repot :D Tapi sekarang banyak juga ya orang yang berhubungan tanpa komitmen, jujur, mau dibawa kemana hubungan kaya gitu ya?

  12. komitmen hanya kepada seseorang yang kita yakin dan percaya dengan dia…

  13. ngomong2 soal komitmen, kemaren sempet ngebahas soal komitmen ini sama si patner, dia cerita kalo dosennya dia bilang sekarang ini ga cukup lagi yg namanya ‘komitmen keluarga’ tapi sudah sampe level yg namanya ‘komitmen moral’. agak panjang ngebahasnya waktu itu, jadi aga lupa2 inget apa itu definisi ‘komitmen keluarga’ & ‘komitmen moral’. hehhehehe

  14. sebuah hubungan tidak memerlukan komitmen. yang diperlukan sebuah hubungan adalah cinta tulus dan abadi. komitmen merupakan bukti dari keberadaan cinta tulus dan suci.

  15. Aamiin, semoga bisa menjaga komitmen juga

Terima Kasih :-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s